Jember – Fakultas Hukum Universitas Jember (FH UNEJ) dan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (FH Untag) Surabaya memperkuat kerja sama kelembagaan melalui kegiatan benchmarking bertajuk “Penguatan Tata Kelola Mutu Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi untuk Mewujudkan Fakultas Hukum Berdaya Saing Unggul”. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Balai Ilmu, Gedung Dekanat FH UNEJ, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan benchmarking ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan mutu pendidikan tinggi, khususnya terkait pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Selain benchmarking, kegiatan juga dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FH UNEJ dan FH Untag Surabaya, serta sharing session yang membahas sejumlah aspek strategis dalam tata kelola lembaga.
Rombongan FH Untag Surabaya dipimpin oleh Dekan FH Untag Surabaya, Dr. Yovita Arie Mangesti. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Program Studi S1 dan Ketua Program Studi S2, pengelola Unit Konsultasi Bantuan Hukum (UKBH) Untag Surabaya, serta perwakilan dosen dan tenaga kependidikan FH Untag Surabaya.
Sementara itu, FH UNEJ diwakili oleh jajaran pimpinan fakultas, yang dipimpin langsung Dekan FH UNEJ, Prof. I Gede Widhiana Suarda. Turut terlibat dalam forum tersebut para Wakil Dekan, Ketua Program Studi S1, S2, dan S3, pengelola Biro Pelayanan dan Bantuan Hukum (BPBH), Gugus Penjaminan Mutu (GPM), Tim Kurikulum serta para koordinator konsentrasi di lingkungan FH UNEJ.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan FH Untag Surabaya, Yovita Arie Mangesti. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya membangun jejaring dan kolaborasi antarfakultas hukum untuk saling bertukar pengalaman dalam meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dekan FH UNEJ, I Gede Widhiana Suarda. Ia menyambut baik pelaksanaan benchmarking sebagai sarana untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua fakultas hukum.
“Benchmarking ini menjadi kesempatan bagi kita untuk saling belajar, melihat praktik yang telah berjalan di masing-masing fakultas, dan mengidentifikasi hal-hal yang dapat dikembangkan untuk memperkuat tata kelola mutu pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” ujar dekan sekaligus guru besar hukum pidana FH UNEJ tersebut.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Dekan FH Untag Surabaya dan Dekan FH UNEJ. Penandatanganan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat landasan kerja sama dan kolaborasi kedua institusi, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan akademik dan kelembagaan lainnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sharing session yang dipandu oleh Wakil Dekan I FH UNEJ, Yusuf Adiwibowo. Sesi ini menjadi forum diskusi interaktif antara FH UNEJ dan FH Untag Surabaya untuk membahas pengalaman, strategi, serta praktik pengelolaan fakultas dalam mendukung peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi.
Salah satu fokus utama benchmarking adalah pengelolaan kurikulum. Kedua fakultas saling berbagi pengalaman mengenai pengembangan dan pengelolaan kurikulum, termasuk bagaimana memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan ilmu hukum, kebutuhan masyarakat, dunia kerja, serta tuntutan kompetensi lulusan.
Selain kurikulum, perhatian khusus diberikan pada tata kelola Biro Pelayanan dan Bantuan Hukum (BPBH) FH UNEJ. Pengelolaan layanan bantuan hukum menjadi salah satu praktik kelembagaan yang dibagikan kepada FH Untag Surabaya, termasuk pengalaman dalam penyelenggaraan pelayanan dan bantuan hukum kepada masyarakat serta pengembangannya dalam konteks organisasi bantuan hukum terakreditasi di Kemenkum.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan adanya pertukaran pengalaman dari unsur pimpinan, pengelola program studi, pengelola bantuan hukum, dosen, dan tenaga kependidikan dari kedua fakultas. Forum tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama dan pengembangan program bersama.
Melalui kegiatan benchmarking dan penandatanganan kerja sama ini, FH UNEJ dan FH Untag Surabaya berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam peningkatan mutu tata kelola pendidikan tinggi. Pertukaran praktik baik diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun fakultas hukum yang adaptif, berkualitas, dan memiliki daya saing unggul.
Setelah sharing session berakhir dilanjutkan dengan ramah tamah. Kemudian kegiatan diakhiri dengan mengunjungi beberapa fasilitas penunjang dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat akademis maupun non akademis yang terdapat dilingkungan FH UNEJ.